Kamis, Juni 17Jagalah Kesehatan
Shadow

Ekonomi Indonesia di Masa Pandemi

Ekonom makroekonomi dan pasar keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky, mengatakan ada dua fokus utama yang harus diperhatian pemerintah untuk membantu pemulihan ekonomi pada tahun ini.

Keduanya adalah penanganan kesehatan, serta tetap mempertahankan stimulus seperti bantuan sosial (bansos) dan keringanan pajak untuk masyarakat.

Riefky menilai pemerintah harus lebih serius menangani aspek kesehatan jika memang ingin perekonomian kembali pulih dan tumbuh. Jika tidak, maka Indonesia hanya akan terus mempersoalkan tentang PSBB, fasilitas kesehatan, dan belum bisa berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi 5 persen.

“Harus ada keseriusan menangani aspek kesehatan. Pada dasarnya, aspek kesehatan ini sejatinya kebijakan ekonomi. Kalau bisa ditangani dengan serius, maka ekonomi bisa pulih kembali,” jelas Riefky saat dihubungi Liputan6.com, pada Senin (4/1/2020).

Selain itu, ia menakankan pemerintah untuk tidak menarik stimulus seperti bansos untuk masyarakat, jika program vaksinasi sudah dijalankan. Hal ini disebabkan, perekonomian yang tidak akan langsung pulih dengan adanya vaksinasi Covid-19.

“Masyarakat membutuhkan stimulus ini untuk tetap bertahan dan memenuhi kebutuhan dasarnya. Ini menurut saya krusial karena akan ada masyarakat jatuh ke kelompok miskin kalau tidak dijaga. Nah ini yang menjadi tantangan pada 2021, karena kondisi 2021 tidak jauh berbeda dengan 2020, dan saya tidak yakin beberapa bulan ke depan kita akan pulih sepenuhnya,” kata Riefky.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *